Aplikasi di ponsel terasa “lebih resmi”, tapi biayanya lebih tinggi daripada website. Jasa pembuatan aplikasi Android custom cocok bila ada proses yang diulang setiap hari: absensi lapangan, scan barcode gudang, booking slot, atau layanan ke pelanggan yang harus offline-sebagian.
Website dulu atau langsung aplikasi?
Jika tujuan utamanya ditemukan di Google dan menjelaskan jasa, mulai dari website. Aplikasi masuk akal jika pengguna perlu notifikasi, kamera, GPS, atau login yang dipakai staf setiap hari. Banyak klien JokulDigital memulai dengan aplikasi web yang rapi di HP, baru native Android ketika alur sudah terbukti.
Yang biasanya termasuk di proyek Android
- Desain alur (user flow) dan wireframe layar utama.
- Akun, hak akses, dan API ke server.
- Build uji (internal testing) sebelum rilis publik.
- Persiapan aset Play Store: ikon, screenshot, deskripsi.
Yang sering tidak termasuk kecuali disepakati: akun developer Google Play, iklan ASO, dan server produksi. Tanyakan ini di awal agar tidak kaget di tahap rilis.
Durasi pengerjaan
MVP (fitur inti saja) sering 6–12 minggu, tergantung integrasi. Aplikasi dengan peta, pembayaran, dan laporan kompleks lebih lama. Perubahan besar di tengah jalan adalah penyebab utama molor — makanya brief awal harus jujur soal prioritas: wajib vs “boleh belakangan”.
Cara brief yang membantu developer
Ceritakan siapa pemakainya (staf gudang vs pelanggan), berapa orang simultan, dan contoh skenario gagal (signal jelek, barang dobel scan). Lampirkan foto proses sekarang, meski masih kertas. Itu lebih berharga daripada kalimat “pokoknya seperti Gojek”.
Siap diskusi aplikasi Android atau web dulu? Isi jenis proyek Aplikasi Android atau baca dulu panduan aplikasi web internal.


