Klien sering minta “website lengkap” padahal yang dibutuhkan minggu ini adalah halaman iklan yang menconvert. Sebaliknya, ada yang hanya punya landing page lalu gagal saat tender karena tidak ada profil perusahaan. Memisahkan peran keduanya menghemat uang dan waktu.
Landing page: satu tujuan
Satu janji, satu aksi: isi form, klik WhatsApp, atau unduh brochure. Navigasi diminimalkan agar pengunjung tidak kabur ke halaman lain. Cocok untuk Google Ads, Meta Ads, dan kampanye musiman. Teks harus spesifik (penawaran, deadline, bukti sosial).
Company profile: rumah digital
Beranda, layanan, tentang, karir, artikel, kontak. Tujuannya dipercaya: legalitas, portofolio, orang di balik merek. SEO jangka panjang hidup di sini. Pengunjung dari pencarian organik biasanya masih riset — mereka butuh konteks, bukan hanya tombol “beli sekarang”.
Kapan buat keduanya
Pola yang sehat: company profile sebagai domain utama, lalu landing page di subdomain atau folder kampanye (/promo, /iklan-sekolah). Iklan diarahkan ke landing, yang sudah percaya diarahkan ke profil. Data lead dari landing tetap masuk CRM atau email yang sama.
Kesalahan desain yang merugikan iklan
Landing yang sama dengan beranda ramai menu. Kecepatan lambat di 4G. Form 12 kolom. Tidak ada bukti (logo klien, angka, garansi). Dan tidak memasang pixel sehingga tidak bisa retargeting.
Butuh landing, profil, atau keduanya? Pilih jenis di brief website. Untuk struktur halaman UMKM, lihat juga panduan website UMKM.


